Apakah kamu belum mengetahui seberapa idealkah diri kamu? Apakah kamu masih menggunakan rumus untuk menghitung berat badan ideal seperti,
BB = TB (cm) - 110
Yup, jika kamu termasuk salah satu dari yang di atas, maka kamu wajib membaca tulisan ini.
Mengetahui apakah berat badan kita ideal atau kita sangatlah penting, terutama untuk mengatur pola hidup (termasuk pola makan) agar dapat menjaga kesehatan dengan baik. Selain mempunyai penampilan yang menarik, mempunyai berat badan yang ideal juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita dari berbagai penyakit. Sebuah penelitian menunjukan bahwa mereka yang mempunyai berat badan ideal lebih tinggi kekebalan tubuhnya dibandingkan dengan mereka yang mempunyai berat badan tidak ideal.
Yang jadi fokus kita kali ini adalah bagaimana mengetahui berat badan yang ideal bagi kita. Mungkin kita pernah mengetahui rumus berat badan yang ideal seperti di atas, tapi perlu dikoreksi bahwa rumus di atas bukanlah rumus yang tepat untuk menghitung berat badan ideal, dengan alasan:
- Pada rumus di atas kita menganggap bahwa berat badan dan tinggi badan mempunyai hubungan yang linier, apalagi dari hubungan itu kita tahu nilai slope-nya adalah satu, artinya setiap kenaikan 1 cm tinnggi kita maka berat badan kita harus naik juga sebanyak 1kg, hal ini tentu saja kurang tepat. coba di aplikasikan untuk bayi yang baru lahir.
- Pada rumus di atas, seseorang dengan tinggi badan tertentu mempunyai satu titik berat badan yang ideal. Tentu saja lebih rasional jika kita mempunyai suatu selang interval tertentu untuk berat badan ideal kita. Gunakan logika statistika kamu untuk mencerna hal ini. (probabilitas satu titik pada distribusi continue adalah 0; berat badan berdistribusi continue).
Selain alasan-alasan di atas, rumus ini juga tidak dipakai oleh praktisi kesehatan maupun praktisi kebugaran professional. Lalu seperti apa cara mengetahui berat badan yang ideal?
Indeks Masa Tubuh
Indeks masa tubuh merupakan suatu angka yang paling banyak digunakan praktisi kesehatan maupun kebugaran untuk mengetahui berat badan yang ideal. Secara statisitika, angka ini lebih baik jika dibandingkan dengan perhitungan sebelumnya. Berikut cara menghitung indeks masa tubuh,
IMT = BB / TB^2
Dimana, IMT = indeks masa tubuh
BB = berat badan (kg)
TB = tinggi badan (m)
Sesorang dikatakan ideal jika IMT antara 18,5 sampai 22,5. Jika IMT < 18,5 maka termasuk kategori kurus, sedangkan jika IMT > 22,5 maka orang tersebut termasuk dalam kategori gemuk. Sebagai contoh, Gusti memiliki tinggi badan 160 cm dengan berat badan 53 kg, maka IMT Gusti adalah
53/(1,6)^2 = 20,703
IMT gusti adalah 20, 7 maka Gusti termasuk memiliki berat badan yang ideal.
Spesial untuk laki-laki
IMT sebenarnya sudah cukup untuk mengetahui keidealan tubuh kita atau mengetahui apakah berat badan kita sudah sesuai jika ditinjau dari segi kesehatan. Namun untuk lebih memantapkan penampilan kita, khususnya laki-laki, ada satu angka lagi yang perlu kita cek, yaitu untuk mengetahui dari sisi “visual”, apakah tubuh kita sudah ideal. Caranya yaitu dengan mengukur lingkar dada dan lingkar perut kita. Seorang terlihat lebih menarik dan lebih ideal jika (Lingkar dada/lingkar perut), berada di antara 1,4 sampai 1,6.
Selamat mencoba.
Selamat mencoba.
(Terinspirasi dari berbagai sumber)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar